Jumat, 21 Juni 2013

Tuhan Sembilan Senti



"TUHAN SEMBILAN SENTI"
By Taufik Ismail




Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara- perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im
sangat ramah bagi perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok, sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang
bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.

Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan
nikotin paling subur di
dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat juga merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter, pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok, di pinggir lapangan voli orang merokok, menyandang raket badminton orang sambil merokok, pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok, panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil 'ek-'ek orang goblok merokok, di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok, di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im
sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning & mempersiapkan sejumlah fatwa.

Mereka ulama ahli 'hisap'.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak, tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.

Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh. itu.

Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.

Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al
hawwa'i. Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.

Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith. Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.

Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan.
Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini. Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.

Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati
karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas, lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita, jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah & cerdasnya,
Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada
tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Minggu, 19 Mei 2013

Sehari Bersama Mario Teguh

Minggu lalu tepatnya tanggal 11 Mei 2013 Alhamdulillaah saya mendapatkan undangan untuk gathering bersama Pak Mario Teguh di vila Bangun Jiwo --vila pribadi Pak Mario dan Ibu Linna.
Saya bersama sama 17 sahabat super dari mtgwpoll.com berkesempatan untuk mendengarkan nasehat naehat super dari Pak Mario sembari bercanda seharian penuh. Kesempatan yang tidak semua orang bisa dapatkan tentunya. hehehee

Dan berikut ini saya posting beberapa foto kebersamaan kami di vila pribadi milik Pak Mario dan Ibu Linna, vila Bangun Jiwo, Bandung.

Vila Bangun Jiwo


Foto bersama Pak Mario dan Ibu Linna

Saya bersama Pak Mario dan Ibu Linna.
Teman teman MTGWPoll


Saat makan siang bersama Pak Mario dan Sdr Mukhlis.

Foto bersama Pak Mario

Aksi Candid-Cam saya. hehehe

Foto bersama Ibu Linna; cantiknyaa.. ;)

Sebelum pulang, narsis dulu bareng ak Mario ;)

Sesaat setelah sholat dzuhur di gazebo Bangun Jiwo

Selasa, 14 Mei 2013

NAMAKU UANG


(pic source; narazone.net)

Aku tidak memiliki wajah yang cantik ataupun fisik yang kuat, namun aku memiliki kemampuan hebat untuk merubah tatanan dunia.

Aku tahu diriku suka berubah-ubah tiada tentu, susah di prediksi oleh siapapun. Terkadang bisa sangat mahal, tapi tiba tiba bisa sangat murah, bahkan mungkin bisa tidak bernilai. Aku mampu merubah perilaku manusia.

Manusia bisa sangat mudah terhipnotis oleh kekuatanku. Entah sudah berapa juta manusia yang terjual kepribadiannya, menjual tubuhnya, mengkhianati saudara sendiri dan sahabat, mengingkari sumpah jabatan atau memfitnah sekeji kejinya manusia baik hanya demi aku. Jika kau tidak percaya, tanyakan saja dengan teman temanku yang bernama si Ga*us, si Joko, Fathan*h, ataupun si M*larangeng. Aah, aku sudah lupa siapa lagi nama teman temanku itu.

Tapi aku juga bukan iblis lho, meskipun banyak manusia yang melakukan kekejian demi mendapatkanku. Aku juga bukan orang ketiga dalam hubungan asmara, meskipun banyak pasangan yang berpisah gara gara aku. Kasihan sekali aku ini, selalu menjadi kambing hitam saat sesuatu yang buruk terjadi pada manusia..

Dan yang jelas, aku bukan Tuhan. Aku berani bersumpah DEMI TUHAN..! dengan menggebrak meja tiga kali agar manusia bisa yakin. Anehnya, masih banyak manusia yang menyembah aku seperti layaknya mereka menyembah Tuhan mereka. Malah ada yang lebih menghormati aku ketimbang Tuhan.

Benar aku bisa membayar obat manusia, tapi aku tidak bisa memperpanjang usia. Dan jika suatu saat nanti manusia di panggil oleh Tuhannya, sorry aja, aku tidak akan perna bisa menemaninya. Manusia harus berjalan sendiri untuk menerima penghakimanNYA. Saat itu, DIA akan membuat perhitungan yang teramat rinci, apakah manusia semasa hidup menggunakan aku dengan baik ataukah menjadikan aku sebagai saingan Tuhan?!

Dan terakhir, aku ini tidak akan pernah ada di syurga, jadi jangan sekali kali mencari aku disana.

(edited from an original source)


Senin, 13 Mei 2013

Orang yang berdoa lebih penting daripada doanya.

Memintalah hanya kepadaKU (Allaah SWT)

Kemarin, saya mengikuti polling tentang topik "Apakah yang sesungguhnya di inginkan lelaki?"
Pilihan jawabannya adalah;
- Kehidupan yang bebas dan mandiri
- Kebersamaan yang penuh cinta dan kesetiaan
- Kedudukan, kekayaan, ketenaran dan kekuasaan

Banyak yang memilih pilihan pertama dan kedua, tapi saya 'memberanikan' diri untuk memilih option ke-tiga. Karena saya memang benar benar menginginkan itu semua; yaitu,
- Kedudukan yang tinggi di mata Tuhan dan pelayanan bagi orang lain.
- Kekayaan yang melimpah untuk kebahagiaan orang tua, istri, dan anak anak serta orang orang yang membutuhkan.
- Ketenaran yang mengatakn bahwa saya berguna bagi orang lain.
- dan Kekuasaan yang bisa saya pakai untuk kepentingan dan kebaikan diri sendiri dan orang lain.

Semoga Allaah segera memampukan saya untuk mewujudkan semua keinginan dan cita cita. Aamiin.

Karena Allah Maha Besar, maka kita boleh minta yang besar-besar.
Karena Allah Maha Mendengar maka kita harus yakin DIA sedang mencatat keinginan kita dan memilihkan jalan menuju keinginan kita.
Karena Allaah Maha Mengabulkan, maka kita harus menyegaerakan upaya. Dan selanjutnya adalah urusan DIA.

Yang jelas, saya saya harus menyesuaikan faham bahwa orang yang berdoa lebih penting daripada doanya, yang berarti upaya kita lah yang lebih berperan dalam pengabulan doa doa kita pada Allaah. Haq'ul yaqiin.. :)

Selasa, 07 Mei 2013

Registrasi E-KTP sebagai ID Universal ?

Anda sudah punya E-KTP ? Dan apakah Anda sudah pernah mengecek data diri anda pada layanan website penyedia pencatatan identitas Universal ?


Berikut ini adalah website yang bisa Anda coba untuk mengecek Identitas Universal Anda berdasarkan E-KTP yang Anda miliki.
1. Kunjungi website http://www.scrolllock.nl/passport/
2. Masukkan nama depan Anda pada kolom yang tersedia
3. Masukkan nama belakang anda pada kolom di bawahnya
4. Pilih Status Kewarganegaraan
5. Klik "serach" lalu tunggu beberapa saat.
6. Kemudian Identitas beserta foto Anda akan di tampilkan pada layar hasil pencarian.

Selamat mencoba.